Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Pics

Photo AlbumAug 31, '09 3:23 AM
for everyone

Topologi karst, di kejauhan, berperan besar pada jumlah cadangan air di sekitarnya. Karenanya, penduduk Toraja
yang sebagian besar masih bertani benar-benar bertumpu pada kebebasan karst dari eksploitasi industri.


"Karst: Kawasan Terakhir Untuk Berkehidupan"
sumber

Istilah karst yang dikenal di Indonesia sebenarnya diadopsi dari bahasa Yugoslavia/Slovenia. Istilah aslinya adalah
‘krst / krast’ yang merupakan nama suatu kawasan di perbatasan antara Yugoslavia dengan Italia Utara, dekat kota
Trieste. kosistem Karst adalah areal-areal yang mempunyai lithologi dari bahan induk kapur.

Di Kalimantan Timur, lahan ini sebagian besar terdapat di semenanjung Sangkulirang, memanjang sampai ke Tanjung
Mangkaliat dengan luas 293.747,84 hektar. Kawasan ini merupakan kawasan yang terancam, karena kepentingan
industri dan langkanya semen, menjadikan kawasan pegunungan kapur yang menjadi salah satu bahan baku industri
akan segera ditambang.

Ekosistem karst memiliki sebuah keunikan sendiri, baik secara fisik, maupun dalam aspek keanekaragaman hayati.
Sifat yang rentan dari biota gua, merupakan sebuah indikator penting terhadap perubahan lingkungan. Belum banyak
jenis biota gua Indonesia yang diungkapkan. Baru beberapa jenis udang gua (Macrobrachium poeti), kalanjengking gua
dari Maros (Chaerilus sabinae), kepiting gua buta (Cancrocaeca xenomorpha), kepiting mata kecil (Sesarmoides
emdi), isopoda gua (Cirolana marosina), Anthura munae, kumbang gua (Eustra saripaensis), Mateullius troglobiticus,
Speonoterus bedosae, ekorpegas gua (Pseudosinella maros), Stenasellus covillae, S. stocki, S., dan S. Monodi dan
S. javanicus dari Karst Cibinong.

Yang juga menjadi arti penting kawasan karst adalah ketersediaan air tanah yang sangat dibutuhkan oleh kawasan
yang berada di bawahnya. Termasuk di dalamnya ketersediaan air tawar (dan bersih) bagi kehidupan manusia, baik
untuk keperluan harian maupun untuk pertanian dan perkebunan.

Komunitas lokal pun telah memiliki sebuah sistem untuk melakukan pelestarian terhadap kawasan karst dan hidupan
yang ada di dalamnya. Namun kemudian, telah banyak peneliti yang melakukan pengambilan spesimen dengan dalih
untuk kepentingan pengetahuan. Selain juga, kelompok petualang yang melakukan “pengrusakan” terhadap kawasan
karst demi kesenangan pribadi.

Proses pengrusakan yang lebih besar dilakukan oleh kepentingan industri. Langkanya semen kemudian dijadikan
dallih untuk melegalkan upaya penambangan di kawasan ekosistem karst. Padahal, di Indonesia kawasan ini tak lebih
dari 15,4 juta hektar dan 192 juta hektar lahan daratan negeri. Penggunaan bahan peledak untuk menghancurkan
batuan pun, menambah proses kehancuran sistem yang ada di kawasan karst.

Masih begitu banyak keunikan yang dimiliki oleh ekosistem karst, yang menjadikan kawasan ini bernilai penting bagi
kehidupan. Termasuk, di saat terjadi kekeringan, maka kawasan ini merupakan tempat diperolehnya tetesan air.
Sungai-sungai bawah tanah masih akan terus mengaliri sungai permukaan, selama kawasan ini terjaga.

Karst, merupakan kawasan terakhir untuk berkehidupan. Kemampuan kawasan ini menyediakan kebutuhan udara, air
dan sumber pakan, menjadi kelebihan kawasan ini. Pada fase awal peradaban pun, lebih banyak makhluk hidup yang
menggantungkan hidupnya di kawasan karst. Karenanya, banyak ditemui lukisan di dinding gua, yang kemudian juga
menjadi catatan atas sejarah kehidupan.

Perlindungan kawasan karst menjadi penting dan mendesak. Saat ini baru sebagian kecil kawasan karst di negeri ini
yang memperoleh kehidupan. Sama halnya dengan kawasan ekosistem kerangas yang masih sangat terancam
keberadaannya. Semakin banyak ekosistem unik dan langka di negeri ini yang tak mampu bertahan diantara relung
keserakahan segelintir kelompok manusia.

Bukan lagi saatnya untuk memacu diri mengejar keping emas. Kehidupan tak akan pernah dapat berlanjut hanya
dengan menggigit batubara, meminum minyak bumi dan menghirup gas alam. Segalanya dapat terus berlanjut hanya
bila tersedia air, udara bersih dan makanan yang cukup. Dan pilihan ada pada diri manusia sebagai pemimpin di
permukaan bumi. Bila kehidupan ingin semakin cepat menghilang, tetaplah menjadi makhluk yang serakah.



Saat panen di Toraja dengan latar belakang karst di kejauhan


Sehabis makan kami ke Londa, gua jenazah yang juga tempat wisata. Guide di sini fasih2 banget segala macem bahasa, jadi keinget gua gajah di Bali. Toraja ga kalah dh.







00 makan siang
  

01 ayam isi di bambu
 5 Comments 

02 ga tau namanya pokonya enak
  

03 nyam
  

04 into the abyss
 2 Comments 

05 ...
  

06 ...
  

07 ...
  

08 ...
 1 Comment 

09 ...
  

10 kavling penuh
  

11 kavling hampir penuh
  

12 isi di bambu?
  

13 eh...
 2 Comments 

14 ...
 6 Comments 

15 ...
 4 Comments 

16 macro w 400mm
 1 Comment 

17 harvest time
 7 Comments 
18 karst & agrikultur
 8 Comments 

19 dinner
  

20 bapang with sambel nampol
  

londa
  


41 CommentsChronological   Reverse   Threaded
youfy wrote on Aug 31, '09
70-400 ? wow..
youfy wrote on Aug 31, '09
bulir bulir padi tajem banget..
d1tt0 wrote on Aug 31, '09
nice Pram..
TFS ya......
deeadinata wrote on Aug 31, '09
tetuuup..:))
deeadinata wrote on Aug 31, '09
Fedographer..:))
alchemist86 wrote on Aug 31, '09
wuoh!

Jey likes this!

(facebookmode: ON)

canoncrazy wrote on Aug 31, '09
Fedographer..:))
google suggest:
did you mean videographer? O-)
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
wuoh!

Jey likes this!

(facebookmode: ON)

in-camera BW ^_^
alchemist86 wrote on Aug 31, '09
alpha 850 ?
fsansharullah wrote on Aug 31, '09
Menarik om liputan nya,..sukses.
yudzz88 wrote on Aug 31, '09
master self portrait...tmben blurr?
yudzz88 wrote on Aug 31, '09
ne stiching ya?
yudzz88 wrote on Aug 31, '09
warnanya pale gt..mank sengaja ya?
ob3nk wrote on Aug 31, '09
warna langitnya mak nyusss...
ivanlesmana wrote on Aug 31, '09
ini pasti juara... di manado gw suka makan ini, tapi bukan isi ayam
ivanlesmana wrote on Aug 31, '09
yudzz88 said
master self portrait...tmben blurr?
sensornya pinter
ivanlesmana wrote on Aug 31, '09
i could care less bout the tone, it's amazingly sharp!
ivanlesmana wrote on Aug 31, '09
aryonothing wrote on Aug 31, '09
Dahsyat hasil karyanya.....!!!
parashooter wrote on Aug 31, '09
mirip di gua ubing di sukabumi tapi ga ada tengkoraknya.. :D
timpakul wrote on Aug 31, '09
fotonya keren.... ^_^
dezig wrote on Aug 31, '09
sensornya pinter
sensornya bisa milih :))
rdiditfa wrote on Aug 31, '09
nyoba nebak.. pake yg 100mm ?
rdiditfa wrote on Aug 31, '09
'green' nya post-process?
nice...
edopunya wrote on Aug 31, '09
kereennn oummm...:))
edopunya wrote on Aug 31, '09
cakeuppppp :))
edopunya wrote on Aug 31, '09
cakep nih view n angle nya..hehe
mbahdqsuro wrote on Aug 31, '09
kaayak dimana gitu..
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
ini pasti juara... di manado gw suka makan ini, tapi bukan isi ayam
ini lebih enak dari isi di buluh..
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
yudzz88 said
warnanya pale gt..mank sengaja ya?
iya ya.. kok pale ya?
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
uhuy..
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
sensornya pinter
kalo kata Ditto: Kupret..
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
yudzz88 said
ne stiching ya?
yoih. 3 frame
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
kaayak dimana gitu..
di mana dong..? :P
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
'green' nya post-process?
nice...
aslinya sudah kehijauan, tapi saya tambah lagi. :)
edopunya wrote on Aug 31, '09
ini apaan yah om?
kok kaya pepes...
canoncrazy wrote on Aug 31, '09
ini apaan yah om?
kok kaya pepes...
ayam masak bambu. enak, wangi. yang pasti ga pake kemangi. *i hate kemangi*

yang ini isi ayam, tapi bisa juga sapi atau sapi pendek. :D
edopunya wrote on Aug 31, '09
beuhh....mantebss....
i hate kemangi too..n i love chicken..hahahhaa
presidenri wrote on Sep 1, '09
tajem mampussss!!!!!

emang mesti lihat pas digedein...
ivanagusta wrote on Sep 1, '09
100/F2 memang lensa ajaib. tajem abis. setajam silet...
tapi kok warnanya gak "Sony" banget sih?
noorcholis wrote on Mar 26, '10
waaa waaaaa.... gw liat foto ini di majalah Travel pas di bandara!
pantesan kayak kenal gitu : "Fotografer : Pramanaya"
disini agak keliatan under dikit yak? tapi yg di majalah kweren beingget booo!
Add a Comment